Minggu, 31 Agustus 2008

Gara Gara Walet???

Gara-gara burung walet orang bisa menjadi sirik dan serakah. Bukan gara-gara burung waletnya.... tetapi hasil dari burung walet menjadikan orang serakah. Lihat saja, kejadian pembobolan rumah walet dan mengambil peralatan audio terjadi karena suara walet yang effektif memikat walet, hal ini timbul karena iri hati atau sirik. Kenapa harus membobol RBW orang dan mencuri suara walet orang lain? Memangnya tidak bisa membeli suara walet yang lainnya untuk mengalahkan suara tersebut? Intinya, hal ini terjadi karena SIRIK.
Banyak kasus yang berkaitan dengan burung walet... gara-gara walet, mata jadi gelap... dan serakah, tidak peduli teman lagi, tidak peduli etika...gara-gara walet persahabatan hancur, gara-gara walet teman hilang. Mereka tidak peduli hal ini.... menyedihkan!

Desember Tahun lalu seorang teman saya menerima SMS pesan NATAL yang bunyinya "Walet membuat kita kaya, walet membuat kita jaya dan makmur, walet juga dapat membuat kita kehilangan teman dan sahabat - Selamat Natal-". Demikian pesan natal yang disampaikan oleh hamba Tuhan kepada teman saya.. Ironis memang, tapi ini kenyataan yang terjadi di bidang perwaletan.
Persaingan dan serakah.... intinya demikian. Burung walet dapat mengubah kepribadian seseorang, burung walet dapat mengubah pola pikir orang... he he he... sakti...

Keserakahan ini timbul karena seseorang ingin memiliki seluruh dari hasil budidaya walet, mereka lupa bahwa rejeki itu dari Tuhan, ..... banyak cara yang dilakukan seseorang yang sirik dan serakah. Bisa dengan cara adu domba, melakukan sandiwara untuk menyingkirkan partner-nya, banyak cara tipu muslihat yang dilakukan untuk menyingkirkan partner-nya... dunia ... dunia... walet telah membuat orang lupa teman, lupa sahabat, lupa saudara, lupa orang tua ..juga lupa istri..... he he he... Ini bukan mitos, tapi kenyataan yang terjadi.
Walet dapat membuat keluarga berantakan, walet dapat membuat persahabatan hancur....

Keserakahan! Ingatlah.. bahwa keserakahan juga dapat membuat anda hancur... boleh percaya atau tidak, itu hak anda.

Tidak ada komentar: