Minggu, 31 Agustus 2008

Suara Sriti

Beberapa hari lalu saya menerima email dari seorang rekan yang berada di Malaysia. Rekan ini menanyakan apakah suara yang berasal dari Indonesia bercampur dengan suara sriti? karena di Indonesia banyak burung sriti sehingga saya menanyakan hal ini... dan apakah suara sriti tidak membuat burung walet takut?
Dan apakah suara walet yang berasal dari Indonesia dapat digunakan di Malaysia? ... dan masih banyak lagi serentetan pertanyaan yang ditujukan ke saya...

INDONESIA...Indonesia.... Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau... tidak hanya P. Jawa.... masih banyak pulau-pulau besar lainnya di Indonesia... P. Sumatra, P. Kalimantan, P. Sulawesi... dan Papua yang kaya dengan vegetasi dan kaya akan satwa...
Memang di P. Jawa masih terdapat burung sriti, dan memang di P. Jawa, pada umumnya RBW dihuni terlebih dahulu oleh burung sriti, lalu dilakukan putar telur dengan telur walet.. Tapi perlu dicatat, bahwa tidak semua RBW di P. Jawa dihuni oleh burung sriti dan burung walet. Banyak RBW di P. Jawa yang berisi hanya burung walet.. dan tidak hanya di P. Jawa... di Pulau lainnya - yang terdapat burung sriti dan burung walet - juga banyak RBW yang hanya berisi burung walet dan tidak ada burung sriti...
Dan berdasarkan pengamatan saya, RBW yang murni berisi burung walet di daerah-daerah tersebut adalah RBW yang menggunakan suara walet.
Strategi memikat walet telah banyak dikembangkan.... kini jaman kuda makan keju dan bukan jaman kuda gigit besi lagi....

Suara sriti.... apa yang menjadi masalah dengan suara sriti? emangnya burung walet takut dengan suara sriti? Siapa takut? he he he.... emangnya suara sriti tidak bisa digunakan untuk memikat walet?

Tidak ada komentar: