Jumat, 07 Maret 2014

Jebakan Burung Hantu

Sebagaimana kita ketahui bahwa burung hantu salah satu pemangsa burung walet. Beberapa cara digunakan untuk mengatasi burung hantu, namun tidak terlalu effektif.
Yang saat ini saya gunakan untuk mengatasi burung hantu dan effektifitasnya tinggi dibandingkan cara-cara lainnya, adalah dengan menggunakan Jebakan Burung Hantu (JBH).

JBH dapat dipasang di dalam RBW yaitu di roving room di dinding yang berdekatan dengan LAR (Lubang Antar Ruangan) atau di dinding di atas LAL (Lubang Antar Lantai). JBH juga dapat dipasang diluar RBW, di roving area.

Pemasangan JBH di roving area:




Pemasangan JBH di roving room:






 
Jika anda membutuhkan JBH silakan hubungi kami:
+628111893798

Kamis, 07 November 2013

Swiftlet in Thailand




Jumat, 26 Juli 2013

Good Man Good Food

HM You Ji Yan Wo available at Plaza Bali - Jakarta

HM You Ji Yan Wo now available at Plaza Bali - Soekarno Hatta International Airport (SHIA). 

Plaza Bali is Duty Free shop conveniently located in the International Departure Terminals D - E of Jakarta's Soekarno Hatta International Airport (SHIA).

HM You Ji Yan Wo a very best quality organic bird's nest, original, free from chemical, no preservative and no bleaching agents added. We are the first and only us who selling the best bird's nest in Duty Free Shop. 












Senin, 05 November 2012

Serangan Burung Hantu

Sebagaimana di artikel sebelumnya penulis sampaikan bahwa serangan burung hantu ke RBW akan berakibat fatal terhadap populasi burung walet  di RBW tersebut karena burung hantu akan memakan indukan dan anakan burung walet.
Serangan burhan akan membuat burung walet stress dan dapat berakibat burung walet akan berpindah ke RBW lainnya yang lebih aman.

Photo di bawah ini adalah kotoran burung hantu yang berwarna putih. Kotoran burhan mempunyai ciri  khusus, berwarna putih dan tidak mudah hilang jika menempel di dinding atau lantai sebagaimana cat putih yang menempel di lantai.


Banyak bulu-bulu burung walet yang beserakan di lantai dan burhan menggunakan bulu-bulu walet tersebut sebagai bahan sarangnya. Tikus yang sudah dimakan sebagian di bawa ke sarangnya seperti photo di bawah ini.


Bulu-bulu burung walet berserakan di lantai menandakan serangan burhan sudah berlangsung lama dan bahkan burhan membuat sarang di dalam RBW sampai bertelur.
Photo di bawah ini menunjukkan bagaimana hebatnya serangan burhan terhadap butung walet dan bahkan bersarang di dalam RBW.



Untuk itu berhati-hatilah dengan burung hantu, lakukan pencegahan dini terhadap serangan burung hantu diperlukan agar supaya burung walet tidak terganggu yang akan berakibat menurunnya populasi burung walet di RBW kita.



Sabtu, 03 November 2012

Mengapa Burung Hantu masuk ke RBW??

Beberapa minggu lalu, salah satu pembaca blog saya menelepon menanyakan bagaimana mencegah agar burung hantu tidak masuk ke dalam RBW.
Saya menanyakan apakah burung hantu sudah pernah masuk ke dalam RBW atau belum?. Dia mengatakan bahwa burung hantu sudah pernah masuk dan sekarang LMB (Lubang Masuk Burung) nya sudah dikecilkan, tetapi burung hantu masih bisa masuk. Ukuran LMB sudah dikecilkan menjadi 15 cm tingginya.

Banyak cara mencegah agar burung hantu tidak masuk ke dalam RBW, namun yang menjadi pertanyaan utama rekan tersebut adalah bahwa bertahun-tahun RBW nya tidak pernah dimasuki burung hantu  tetapi tiba-tiba saja burung hantu "menyerang" RBW nya. 

Apa yang menjadi penyebab burung hantu masuk ke dalam RBW??

Seperti kita ketahui bahwa makanan utama burung hantu adalah tikus. Jika RBW berada di daerah perkebunan sawit atau di daerah persawahan, maka akan banyak tikus dengan demikian burung hantu akan mencari mangsanya di daerah tersebut. Bahkan burung hantu sengaja dikembangbiakan oleh petani untuk memangsa tikus-tikus di perkebunan sawit atau sawah.

Selain memangsa tikus, burung hantu juga memangsa burung lainnya termasuk burung walet. Burung walet di dalam RBW merupakan sasaran empuk bagi si om BurHan (burung hantu), dan bahkan RBW menjadi tempat bersarangnya om Burhan.

Saya menanyakan ke rekan tersebut apakah ada menggunakan media untuk membuat serangga pakan walet? apakah ada menggunakan aroma yang berbau busuk?
Rekan tersebut mengatakan bahwa dia menggunakan aroma buatan sendiri seperti yang diberitahu rekannya yaitu dengan menggunakan ikan pari yang dimasukkan ke dalam ember dan diiisi air. Baunya memang busuk sekali...

Saya katakan ke rekan tersebut bahwa bau bangkai atau busuk akan mengundang burung hantu dan tikus masuk ke dalam RBW. Kedua binatang ini merupakan predator bagi burung walet dan sangat berbahaya karena memakan indukan walet dan anakan walet yang ada di RBW.

Demikian juga media untuk mengembangbiakan serangga pakan walet yang ada di dalam rumah burung walet, yang karena proses fermentasinya menimbulkan bau busuk akan mengundang burung hantu masuk ke dalam RBW yang pada akhirnya akan memangsa burung walet.

Untuk itu sebaiknya tidak menggunakan media pakan walet di dalam RBW dan tidak menggunakan aroma yang berbau busuk. Bukan burung walet yang datang malah BurHan yang datang dan bersarang di dalam RBW. 

Bagaimana mengatasi Burhan?

Burhan yang sudah masuk ke dalam RBW dapat diberantas dengan cara menangkapnya atau dengan menggunakan jebakan yang didesain sedemikian rupa atau dengan menggunakan tenggeran yang dipasangi mata kail yang diikatkan ke tempat bertengger tersebut dengan menggunakan senar pancing.

Biasanya burhan mengawasi mangsanya dengan bertengger di suatu tempat yang strategis. Oleh karena itu tempatkan tenggeran yang sudah dipasang mata kail di daerah roving room sehingga burhan akan bertengger di jebakan tersebut.
Pada saat burhan akan terbang, maka mata kail ada yang mengait sayap atau bagian tubuh lainnya.

Photo di bawah ini adalah photo burhan yang sayapnya terkena mata kail.



Jumat, 02 November 2012

Update Report - RBW TAWAU


Informasi yang saya dapat dari pemilik RBW Tawau - Sabah, Malaysia - pada tanggal 21 Oktober 2012 jumlah spot atau birds dropping 153 spot, jumlah nest dan nest marking: 49 buah, dalam waktu 2 (dua) bulan. Suatu hasil yang sangat menggembirakan untuk ukuran Tawau. 
Yang dilakukan setiap bulan oleh pemilik RBW adalah menyemprotkan Aroma Walet H3N - 1 ke landasan sarang dan NP yang berdekatan dengan tweeter, mengisi ulang dispenser ruangan dengan Aroma Walet H3N - 1, menyemprokan Bio Aroma H4N1 ke dinding-dinding dan lantai RBW.
Mengecek kelembaban dan suhu udara dalam RBW, mengisi air ke ember-ember, mengecek dan memastikan tidak ada tweeter yang tidak bersuara.

Lokasi yang bagus didukung dengan desain rbw yang baik, suara yang bagus, micro habitat yang memadai dan aroma walet yang bagus akan mempercepat burung walet untuk tinggal dan membuat sarang.
Ini adalah bukti bahwa 4 U Technique bekerja dengan baik. Dan yang paling penting dari semua itu adalah ketelatenan dai pemilik RBW.
RBW akan berhasil jika pemilik RBW nya mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap budi daya ini. Budidaya walet adalah investment dan bukan hobby atau pekerjaan iseng dan hanya untuk senang-senang.

Berikut ini adalah photo-photo yang dikirim pemilik RBW ke saya pada tanggal 22 Oktober 2012.




Di photo tersebut di atas, terlihat banyak burung yang akan masuk ke dalam RBW. Photo ini diambil pada sore hari.

                                                

Birds dropping di tengah-tengah ruangan, di bawah tweeter center. Birds dropping berjajar dari depan ruangan sampai ke belakang.