Senin, 06 Oktober 2008

Kubah Masjid Agung Bersarang Burung Walet Putih

Senin, 22 September 2008
Bakal Dikembangkan karena Nilai Ekonomi Tinggi

TANJUNG REDEB-- Berkah dan rahmat Allah SWT dijumpai di antara kemegahan bangunan Mesjid Agung Baitul Hikmah Jl APT Pranopto. Kubah masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Berau yang dibangun sekitar tahun 2003 itu atas ridho-Nya menjadi tempat bersarang burung walet. Jenisnya, adalah sarang burung walet (SBW) putih yang diketahui memiliki nilai ekonomi tinggi hingga jutaan rupiah per kilonya.

Bila berhasil dipelihara dan dikembangkan, bukan tidak mungkin pengurus mesjid ini tidak lagi merasa berat dalam hal biaya rutin seperti belanja, pemeliharaan masjid, termasuk gaji petugas yang memang tidak sedikit tiap tahunnya.
Kabag Humas dan Penerangan Setkab Berau Drs H Datu Supriatma mengatakan, keberadaan SBW putih itu akan berusaha dikembang biakkan. Terlebih dahulu akan dilakukan pembenahan beberapa kondisi lingkungan yang ada sehingga burung walet bisa betah bersarang tanpa mengurangi fungsi dan kebersihan mesjid sendiri.
“Guna memastikan keberadaan SBW putih itu, baru-baru ini bupati dan wakil bupati, sekkab, unsur Muspida, pejabat termasuk pihak kontraktor yang membangun masjid yakni PT Total Bangun Persada telah melakukan pantauan. Dan, memang jenis sarang adalah sarang burung walet putih,” jelas Datu. belum lama ini.
Menurutnya, keberadaan sarang walet putih itu sempat menimbulkan tanda tanya mengapa ada burung walet bisa bersarang di kubah masjid. “Jadi keberadaan sarang wallet tersebut akan terus dikembangkan dan direncanakan menjadi salah satu aset masjid untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan,” tandasnya. Karena itulah, pihak masjid juga diminta untuk memperketat pengamanan aset ini berupa penambahan petugas sekuriti. (sp)

Sumber: Koran KALTIM

Tidak ada komentar: