Sabtu, 31 Juli 2010

Perlu Tidaknya Lubang Ventilasi di RBW

Sering menjadi pertanyaan bagi para budidayawan atau peternak walet mengenai perlu atau tidaknya lubang ventilasi (Ventilation Hole) untuk Rumah Burung Walet (RBW), atau perlu ventilasi atas dan bawah; atau hanya satu ventilasi saja di tengah-tengah dan lain sebagainya.

Mengingat bahwa kestabilan suhu dan kelembaban di RBW diperlukan agar burung walet dapat tinggal dan berkembang biak dengan baik, maka perlu dan tidaknya lubang ventilasi dan seberapa banyak lubang ventilasi yang diperlukan harus disesuaikan berdasarkan data suhu dan curah hujan daerah atau lokasi RBW serta kondisi di dalam RBW.
Kita tidak bisa men-generalizer bahwa RBW harus mempunyai lubang ventilasi atas dan bawah atau tidak diperlukan lubang ventilasi sama sekali. Perlu kita ingat bahwa yang dimaksudkan suhu dan kelembaban harus stabil adalah RELATIVE STABLE dalam kaitannya dengan SUHU dan KELEMBABAN.

Banyak orang dan bahkan blogger atau konsultan "menciptakan" ide yang bertentangan dengan teori fisika dan hanya berdasarkan logika saja yang katanya inteligent, dan mengabaikan teori fisika yang sampai sekarang tidak terbantahkan dan belum terbantahkan oleh siapapun. Are You Smarter Than 5th Grader??

Ini adalah pelajaran anak Sekolah Dasar yang bahasa sononya disebut Primary School, disebutkan bahwa: Angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara di sekitarnya. Angin bergerak dari tempat bertekanan udara tinggi ke bertekanan udara rendah.

Apabila dipanaskan, udara memuai. Udara yang telah memuai menjadi lebih ringan sehingga naik. Apabila hal ini terjadi, tekanan udara turun kerena udaranya berkurang. Udara dingin di sekitarnya mengalir ke tempat yang bertekanan rendah tadi. Udara menyusut menjadi lebih berat dan turun ke tanah. Di atas tanah udara menjadi panas lagi dan naik kembali. Aliran naiknya udara panas dan turunnya udara dingin ini dinamakan konveksi.


Teori ini yang dikatakannya teori tradisional??? dan diajarkan sejak Sekolah Dasar, masih digunakan sampai di tingkat Universitas dan dipergunakan oleh NASA USA untuk membuat pesawat luar angkasanya serta digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang membuat pesawat. Coba saja kalau mereka mengabaikan teori ini dalam membuat pesawat, apa yang terjadi?

Pesan saya, perlu tidaknya lubang ventilasi atau Ventilation Holes, seberapa banyak ventilation holes dan penempatannya harus disesuaikan dengan kondisi sekitar RBW dan kondisi di dalam RBW.... then jangan terkecoh dengan racun yang ditulis oleh seseorang yang tidak mengerti teori fisika tingkat Sekolah Dasar dan lucunya menganggap teori fisika ini sebagai teori tradisional...gunakan inteligent anda sebelum jadi RACUN bagi peternak walet.... rasanya yang menulis artikel tersebut harus kembali belajar di Sekolah Dasar atau baca buku lagi or ikut Seminar saya ya ..... Are You Smarter Than 5th Grader???

Tidak ada komentar: