Minggu, 18 Juli 2010

Jalan Air

Air mencari tempat yang paling rendah, sedangkan manusia mencari tempat yang paling tinggi.
Air bersifat mengalah, namun tidak pernah kalah.
Air mematikan api dan membersihkan lumpur.
Kalau merasa sekiranya dikalahkan, air meloloskan diri dalam bentuk uap dan kembali mengembun.

Air merapuhkan besi hingga hancur menjadi besi.
Bila bertemu dengan batu karang, akan berbelok untuk meneruskan perjalanannya kembali.

Air membuat jenuh udara sehingga angim menjadi mati.
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati karena sadar bahwa tidak ada sesuatu kekuatan apapun yang dapat mencegah perjalanannya menuju ke lautan.

Air menang dengan mengalah.
Air tidak pernah menyerang, namun selalu menang pada akhir perjuangannya.

1 komentar:

楊儀卉 mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.