Jumat, 08 Mei 2009

NEW BOOK

New book from AGROMEDIA.



AGROMEDIA ==Sarang walet laksana emas di kalangan pebisnis walet. Nilai harganya sampai menembus angka 20 juta rupiah per kilogram. Membuat banyak orang, terutama mereka yang memiliki modal cukup untuk terjun di bisnis walet. Sebab, nilai keuntungan investasinya sangat besar jika berhasil dan sukses di bisnis si burung berkaki kecil ini.

Indonesia merupakan daerah yang cocok untuk perkembangbiakan dan pertumbuhan walet. Alam tropis yang lembab adalah tempat tinggal yang disukai walet, terutama di daerah-daerah pesisir pantai dan dataran rendah. Bahkan, sebelum walet dibudidayakan, sarang walet hanya bisa didapati dari tebing-tebing dan gua pesisir pantai.

Namun sekarang, atas kerja keras para pembudi daya walet, walet bisa dibudidayakan dan dikembangkan di mana saja jika sarang yang dibuat sesuai dengan karakteristiknya dan disukai walet. Yakni demi keberlangsungan perkembangbiakan walet agar bisa produktif dan menghasilkan sarang yang baik.

Sebelum membangun gedung sarang walet, kita mesti memperhatikan lokasi yang potensial. Artinya, lokasi gedung harus merupakan jalur terbang walet dan memiliki beberapa penunjang, misalnya ketersediaan pakan alami di sekitarnya, ketinggian tempat, tingkat kebisingan, dan tidak adanya predator alami.

Selain itu, konstruksi bangunan gedung walet harus memiliki persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya kelembapan, suhu, dan pencahayaan. Oleh sebab itu, gedung walet harus didesain sedemikian rupa secara apik, misalnya bagaimana mengatur ruang bangunan utama, ruang perlengkapan, memilih bahan bangunan, plafon, papan sirip, lantai bangunan, atap, lubang masuk, ventilasi, dan bak air.

Dengan demikian, sekalipun menguntungkan, namun berbudi daya dan bisnis walet tidaklah mudah. Kita mesti memiliki pengetahuan yang memadai mengenai walet, mulai dari hal kecil sampai detailnya. Sebab, pakta di lapangan, 70% gedung walet yang dibangun tidak menghasilkan sarang. Ini dikarenakan, pembudi daya walet tidak memiliki pengetahuan yang cukup sehingga tidak memperhatikan aspek potensial, karakteristik, dan segala kebutuhan walet untuk bersarang di suatu tempat atau gedung yang diharapkan.

Buku “Buku Pintar Budi Daya dan Bisnis Walet” yang disusun oleh Redaksi AgroMedia ini memberikan jalan dan petunjuk bagaimana membudidayakan dan berbisnis sarang walet secara mudah. Anda akan menemukan semua kebutuhan informasi tentang budi daya walet yang sesuai dengan tujuan kesuksesan di bidang usaha ini.

Di dalam buku yang diterbitkan AgroMedia Pustaka ini membahas mulai dari prospek bisnis walet, mengenal walet dan berbagai karakteristiknya, menentukan lokasi dan teknik membangun gedung, teknik membeli gedung, teknik memikat dan merumahkan walet, penanggulangan hama, penanganan pascapanen, teknik penetasan, mekanisme pemasaran, sampai kepada hal-hal terkait dengan bisnis sarang walet.

Buku ini sangat membantu Anda membuka jalan bagi kelancaran usaha Anda di bidang budi daya walet. Membantu Anda menemukan rahasia-rahasia kesuksesan dan kegagalan budi daya dan bisnis walet. Dengannya, Anda bisa menjadi peternak dan pebisnis yang bijak.

Semoga sukses!

===================

Spesifikasi Buku:

Judul : Buku Pintar Budi Daya dan Bisnis Walet
Penulis : Redaksi AgroMedia
Ukuran : 17.5 x 24 cm
Tebal : vi + 168 hlm.
Penerbit : AgroMedia Pustaka ( http://www.agromedia.net )
ISBN : 979-006-232-x
Harga : Rp 45.000,-



Bisnis sarang walet merupakan bisnis yang memerlukan modal tidak sedikit. Namun, jika usaha ini berjalan lancar, keuntungan besar bakal menanti Anda. Sebagai gambaran, jika harga satu kilogram sarang walet enam juta rupiah, sedangkan biaya operasionalnya hingga panen hanya 1--2 juta rupiah, berarti Anda sudah mendapatkan untung 4--5 juta rupiah. Itu baru satu kilogram. Jika pembudidayaan dilakukan dengan tepat, kemungkinan besar hasil panen yang diperoleh mencapai 25--30 kilogram. Artinya, berapa angka rupiah yang siap Anda kantongi?

Sayangnya, untuk mendapatkan angka tersebut bukan perkara mudah. Fakta di lapangan menunjukkan, tidak sedikit pengusaha sarang walet yang "gulung tikar" akibat gedung walet yang dimilikinya kosong. Kesalahan teknis konstruksi gedung, pemilihan lokasi yang tidak tepat, kegagalan memancing walet dengan suara tiruan, dan keliru menciptakan habitat mikro di dalam gedung walet merupakan pemicu gagalnya usaha ini.
Buku ini sengaja dihadirkan untuk menjawab semua hal tersebut. Informasi yang diperoleh berasal dari sejumlah pakar dan pembudidaya walet. Dengan harapan, buku ini bisa dijadikan pedoman para pengusaha walet dan Anda yang ingin memulai usaha ini. Selamat berinvestasi!

Selengkapnya: http://www.agromedia.net

Tidak ada komentar: