Sabtu, 03 November 2012

Mengapa Burung Hantu masuk ke RBW??

Beberapa minggu lalu, salah satu pembaca blog saya menelepon menanyakan bagaimana mencegah agar burung hantu tidak masuk ke dalam RBW.
Saya menanyakan apakah burung hantu sudah pernah masuk ke dalam RBW atau belum?. Dia mengatakan bahwa burung hantu sudah pernah masuk dan sekarang LMB (Lubang Masuk Burung) nya sudah dikecilkan, tetapi burung hantu masih bisa masuk. Ukuran LMB sudah dikecilkan menjadi 15 cm tingginya.

Banyak cara mencegah agar burung hantu tidak masuk ke dalam RBW, namun yang menjadi pertanyaan utama rekan tersebut adalah bahwa bertahun-tahun RBW nya tidak pernah dimasuki burung hantu  tetapi tiba-tiba saja burung hantu "menyerang" RBW nya. 

Apa yang menjadi penyebab burung hantu masuk ke dalam RBW??

Seperti kita ketahui bahwa makanan utama burung hantu adalah tikus. Jika RBW berada di daerah perkebunan sawit atau di daerah persawahan, maka akan banyak tikus dengan demikian burung hantu akan mencari mangsanya di daerah tersebut. Bahkan burung hantu sengaja dikembangbiakan oleh petani untuk memangsa tikus-tikus di perkebunan sawit atau sawah.

Selain memangsa tikus, burung hantu juga memangsa burung lainnya termasuk burung walet. Burung walet di dalam RBW merupakan sasaran empuk bagi si om BurHan (burung hantu), dan bahkan RBW menjadi tempat bersarangnya om Burhan.

Saya menanyakan ke rekan tersebut apakah ada menggunakan media untuk membuat serangga pakan walet? apakah ada menggunakan aroma yang berbau busuk?
Rekan tersebut mengatakan bahwa dia menggunakan aroma buatan sendiri seperti yang diberitahu rekannya yaitu dengan menggunakan ikan pari yang dimasukkan ke dalam ember dan diiisi air. Baunya memang busuk sekali...

Saya katakan ke rekan tersebut bahwa bau bangkai atau busuk akan mengundang burung hantu dan tikus masuk ke dalam RBW. Kedua binatang ini merupakan predator bagi burung walet dan sangat berbahaya karena memakan indukan walet dan anakan walet yang ada di RBW.

Demikian juga media untuk mengembangbiakan serangga pakan walet yang ada di dalam rumah burung walet, yang karena proses fermentasinya menimbulkan bau busuk akan mengundang burung hantu masuk ke dalam RBW yang pada akhirnya akan memangsa burung walet.

Untuk itu sebaiknya tidak menggunakan media pakan walet di dalam RBW dan tidak menggunakan aroma yang berbau busuk. Bukan burung walet yang datang malah BurHan yang datang dan bersarang di dalam RBW. 

Bagaimana mengatasi Burhan?

Burhan yang sudah masuk ke dalam RBW dapat diberantas dengan cara menangkapnya atau dengan menggunakan jebakan yang didesain sedemikian rupa atau dengan menggunakan tenggeran yang dipasangi mata kail yang diikatkan ke tempat bertengger tersebut dengan menggunakan senar pancing.

Biasanya burhan mengawasi mangsanya dengan bertengger di suatu tempat yang strategis. Oleh karena itu tempatkan tenggeran yang sudah dipasang mata kail di daerah roving room sehingga burhan akan bertengger di jebakan tersebut.
Pada saat burhan akan terbang, maka mata kail ada yang mengait sayap atau bagian tubuh lainnya.

Photo di bawah ini adalah photo burhan yang sayapnya terkena mata kail.



Tidak ada komentar: