Selasa, 03 Februari 2009

Sarang Sriti Versus Walet

Sarang Sriti Versus Walet
Oleh trubusid_admindb
Senin, Februari 02, 2009 15:51:22 Klik: 45

Saya memiliki rumah walet yang mulai dihuni sriti. Yang ingin ditanyakan:

Bagaimana cara mengubah sarang sriti menjadi sarang walet?
Apa perbedaan sarang sriti dan walet?
Bagaimana cara memperoleh sarang walet berkualitas tinggi?
Ke mana saya menjual sarang walet? Adakah katalog harga penjualan sarang itu?
Supriyanto
Jl. Daan Mogot Km. 17
Kalideres, Jakarta Barat 11850


Boedi Mranata

Teknik mengubah sarang sriti menjadi sarang walet dilakukan dengan putar telur. Setiap kali sarang sriti berisi telur langsung diganti dengan telur walet. Telur yang ditukar sebaiknya memiliki umur sama agar sriti tidak merasa dibohongi. Di rumah sriti yang belum banyak walet, keberhasilan penetasan 10%. Artinya dari 100 telur menetas, yang hidup sampai dewasa 10 ekor. Namun, begitu populasi walet mencapai 100 sarang, sukses penetasan mencapai 30%. Pergantian telur harus sesering mungkin karena populasi terlalu sedikit menyebabkan walet merasa tidak aman di tengah-tengah koloni sriti. Ruangan sebaiknya dibuat lebih gelap agar anak walet betah dan sriti yang suka terang pindah ke tempat lain.

Sarang sriti Collocalia esculenta dibangun dari material seperti daun cemara, rumput, dan lumut laut yang direkatkan oleh air liur burung. Sedangkan sarang walet Collocalia fuciphaga murni terbuat dari liur walet. Harga sarang sriti lebih murah, berkisar Rp500.000/kg; sarang walet Rp 10-juta/kg tergantung kualitas.

Ada dua kriteria untuk menentukan kualitas sarang walet.
Yang pertama bentuk sarang.
Sarang utuh seperti balkon, tidak pecah, dan punggung mulus bernilai jual tinggi. Bentuk sarang sempurna seperti itu dihasilkan dari rumah walet yang memiliki kelembapan optimal 80-90% dan dipanen tepat waktu. Bila kelembapan terlalu tinggi, sarang akan lembek dan berjamur. Sebaliknya bila udara terlalu kering, sarang rapuh dan mudah remuk.
Berikutnya warna sarang.
Warna asli sarang walet putih. Namun, warna itu dapat berubah kekuningan hingga merah darah. Apabila sirkulasi udara dalam rumah tidak optimal, misalnya udara terlalu basah, sarang akan berjamur, kusam, dan berubah kecokelatan. Sarang kusam sulit dijual karena standar yang diminta berwarna putih, kuning, atau merah cerah.

Anda dapat menjual sarang sriti dan walet ke pengepul atau langsung ke eksportir. Harga sarang fluktuatif tergantung kualitas dan permintaan konsumen. Sampai saat ini belum ada katalog standar harga sarang walet. Namun, bila Anda sudah berhasil memproduksi dan menjual sarang ke beberapa pengepul, otomatis harga standar sarang dapat ditentukan.***

Tidak ada komentar: