Rabu, 30 Desember 2009

Ada Gula Ada Semut

Beberapa hari ini saya memasang message "ADA GULA ADA SEMUT" di BB saya. Banyak rekan-rekan yang menanyakan ke saya, "lho koq Ada Gula Ada Semut?". Saya jawab, kalau semut rang-rang tidak doyan gula, doyannya daging!.

Pribahasa di atas sering kita dengar sejak kita masih kecil dan saya yakin kita mengerti apa yang dimaksudkan, sekedar untuk mengingatkan saja... pepatah atau pribahasa ini dapat diartikan bahwa apabila terdapat suatu sumber keuntungan maka ke sanalah arah tujuan bagi yang membutuhkan.

Makna dari pepatah ini sangat dalam, dengan pengertian sifat manusia selain sebagai makluk pribadi juga sebagai makluk sosial, yang tentu akan membutuhkan bantuan orang lain dan ada kalanya orang hanya memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan keuntungan pribadi setelah mendapatkan keuntungan maka segeralah bergegas meninggalkannya. Ini banyak terjadi di kehidupan ini, di segala bidang, termasuk di dunia perwaletan. Dan sering kita dengar bahwa banyak rekan kita kehilangan teman gara-gara walet, kehilangan saudara gara-gara walet, tambah banyak musuh gara-gara walet, bahkan ada juga yang kehilangan orang tua gara-gara walet... kebangetan ya orang tua sendiri saja bisa dipecat jadi orang tua sama anaknya gara-gara walet... sinting dan gila memang tuh anak ... ---- sehingga berlakukah atau muncul pepatah "Habis Manis Sepah Dibuang" atau "Ada Uang Abang Disayang, Tak Ada Uang Abang Ditendang" atau "NO MONEY NO TALK"-----.

Kedua pepatah ini sering berkaitan. Dan nyatanya banyak terjadi di kalangan kita. Pada saat kita jaya, pada saat kita mempunyai jabatan, mempunyai kekuasaan, banyak orang yang setiap hari merubung kita, kemana saja kita pergi selalu dielu-elukan, dikuntit terus... kalau perlu pantat kitapun juga dijilat. Pokoknya hebat tenan.
Tapi apa yang terjadi, setelah rasa manis hilang dalam artian rekan-rekan tadi telah mendapatkan manfaat dari kita.. setelah kita tidak mempunyai kekuasaan, tidak ada lagi yang bisa diserap "Semut-semut" akan meninggalkan kita dan bahkan mencaci maki kita habis-habisan seenak udelnya tanpa pernah mengingat jasa baik orang yang pernah membantunya, dan pepatah ada Ubi Ada Talas tidak berlaku.
Inilah DUNIA. DUNIA ini memang panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah.

Akankah kita berbuat demikian? Akankah tangan kita selalu menghadap ke atas? Dan apakah kita tergolong parasit?

Memasuki tahun 2010, tahun yang penuh tantangan, kita harus mandiri dan rasanya lebih terhormat bila tangan kita menghadap ke bawah.

SELAMAT TAHUN BARU 2010

Salam Sukses

Tidak ada komentar: