Senin, 09 November 2009

Tweeter Bazooka

Video yang saya unggah di atas hanyalah cuplikan atau sebagian saja, dan saya hanya menunjukkan peran tweeter bazooka dan mini bazooka untuk menarik burung walet.
Untuk menghindari kesalahpahaman, perlu dicatat bahwa tweeter dan mini bazooka hanyalah alat bantu untuk melontarkan suara dan fokus ke suatu arah tertentu, effektifitas untuk menarik burung bergantung suara panggil dan suara tarik (pulling sound) yang dimainkan atau dilontarkan.
Penggunaan tweeter dan mini bazooka bukanlah suatu keharusan. Anda harus mengetahui dengan benar dan pasti siapa "lawan" anda, perlu tidaknya serangan udara untuk "membumihanguskan lawan" di kandangnya. Gunakan jurus "Mendapatkan 10 ribu anak panah tanpa Tenaga".
Dan jangan pernah menggunakan suara stress, suara artificial atau suara test lokasi untuk di bazooka, karena suara-suara tersebut akan menjadi bumerang untuk Rumah Burung Anda (RBW)


Tweeter bazooka ini saya gunakan untuk mengatasi perang suara di suatu daerah yang mana semua rumah burung walet adu keras suara tiruan yang digunakan atau dimainkan untuk memikat walet agar menuju rumah burung walet nya. Di daerah ini berbagai macam suara walet dimainkan di berbagai rumah burung walet, saling sahut menyahut, saya saja pusing... bagaimana dengan burungnya?? Mau tidak mau agar suara walet yang saya mainkan fokus, terarah dan terdengar jelas oleh sang burung walet, maka saya pergunakan SLR 1000 Tweeter Bazooka, sedangkan suara di Lubang Masuk Burung (LMB) saya set tidak terlalu keras. Di roving room, saya pergunakan Mini Bazooka SLR 800 buatan Piro.

Mini Bazooka ini saya pergunakan agar suara tarik (pulling sound) terdengar jelas oleh burung yang sedang berada di sekitar atau di depan LMB. Suara tarik saya set lebih kencang atau keras dibandingkan suara panggil atau suara luar. Teknik ini pernahh saya sampaikan kepada beberapa rekan KPW dan saya menyebutnya sebagai Tai Chi Sound Technique dan di Catatan saya yang lalu saya pernah menyinggungnya...yang saya posting pada hari Sabtu, 28 Februari 2009 dengan judul How to Win? http://waletindonesia.blogspot.com/2009/02/how-to-win.html sebagai berikut:

Yesterday I received email from my readers, after they watched my "Singkawang Swiftlet Center" and "Bengkulu Swiftlet Center" video. They are asking how to win in sound war at swiftlet center, since many BHs play the sounds very very loud and many types of sound they use to lure swiftlets.

I replied their email and ask them to use Tai Chi sound. What is Tai Chi Sound?

The Song of Tai Chi
"Ketika dilahirkan, manusia lembut dan lemah,
Saat meninggal menjadi kaku dan keras,
Ribuan mahluk, tanaman dan pepohonan,
Adalah lembut dan lentur ketika tumbuh.
Saat mati menjadi getas dan kering.
Sesungguhnya yang kaku dan keras adalah sahabat dari kematian,
Yang lembut dan lentur adalah sahabat dari kehidupan"
(Tao Te Ching)

I hope my blog's readers understand what I meant about Tai Chi Sound. Good Luck!


Rumah burung walet yang saya "tangani" ini berada di pusat kota, di central walet. Ukuran RBW 30 m x 30 m, 6 lantai dan menara atau rumah monyet ukuran 8 m x 8 m di lantai 7.
Saya juga menggunakan Mini Bazooka di setiap Lubang Antar Lantai (LAL) untuk menarik burung walet agar turun dan menjelajah sampai lantai terbawah. Di sini peran pulling dan guiding sound sangat besar, dan saya menggunakan suara tarik (pulling sound) terbaru yang memang saya buat secara khusus untuk RBW ini dan suara ini tidak beredar di pasaran.

Sound system yang saya gunakan adalah player khusus untuk suara walet yang didesain sedemikian rupa untuk menhindari pencurian suara atau penggandaan suara baik penjaga RBW, pemilik atau rekannya dan pencuri. Dan bila direkam dari output audionya, maka yang didapatkan adalah suara "dummy" yang berdesis.
Hal ini saya lakukan untuk menghindari adanya penggandaan suara dan pengklaiman bahwa suara yang saya gunakan adalah suara seseorang atau yang mengaku membuatnya atau yang mengaku sebagai pemilik utama suara tersebut.

Memang sebaiknya menjaga lebih baik dari pada terjadi pemfitnahan. Sebagai info saja, pada bulan May 2008, saya pernah menerima suara walet dari seseorang yang nyatanya suara walet itu direkam dari RBW tetangganya,diemail ke saya dengan judul "Suara Tetangga Bertenaga sebelah kanan RBW saya". Suara yang direkamnya (mungkin dengan menggunakan hand phone?) banyak noise, namun saya tahu pasti suara apa yang digunakan oleh tetangganya, dan saya juga memiliki suara tersebut dengan komplit.
Email dan file suara yang diemail ke saya tersebut masih saya simpan sampai sekarang dan sebagai bukti bahwa terjadi perekaman suara tetangga dan pemfitnahan bahwa saya mempergunakan suaranya.... bagaimana bisa digunakan, lha suara noisenya lebih besar dari suara walet nya... Kalau saya punya yang komplit mengapa harus mempergunakan suara yang sepotong dan noisenya besar sekali??? Nah, kalau kejadiannya seperti ini, siapa yang nyolong dan siapa yang dituduh?
Ini adalah fakta, Untuk itu saya ingatkan kembali kepada rekan-rekan untuk mewaspadai pencurian dan perekaman suara RBW anda.

Hari Jumat lalu saya juga baru mendapat info dari rekan saya bahwa di suatu kota di Kalimantan sedang marak pencurian swiftlet sound player, kalau USB atau SD card nya bisa diambil, ya playernya tidak dibawa, kalau tidak bisa atau tidak ada SD atau USB, maka audio playernya yang digondol... HATI HATI.

Oh ya, pemilik RBW sempat bertanya kepada saya, suara apa yang saya pakai, saya katakan bahwa suara yang saya gunakan adalah suara W4L3T G1L4 dan W4L3T 4Y4N, biar ludah alias ilernya buanyaaakkkk gituuu... dan terbukti mempunyai daya sedot seperti pompa sedot septic tank ...

Tidak ada komentar: