Minggu, 25 Januari 2009

7 Tahun Rumah Burung Walet Kosong

Pagi hari ini saya masih ada di Pontianak. Hand phone saya berdering saat saya masih tidur. Saya melihat di layar HP ada "Missed Call", nomor telpon tersebut tidak saya kenal, namun dari kode area 031 saya mengetahui bahwa telpon tersebut berasal dari Surabaya - Jawa Timur.
Kemudian saya telpon kembali ke nomor telpon tersebut. Yang mengangkat telpon adalah seorang wanita, kemudian diberikan ke seorang pria.
"Pak Hen, masih ingat saya? Saya Pak M yang ikut seminar bapak di Jakarta." Demikian sapa beliau ke saya.
"Pasti pak, saya masih ingat Pak M, yang rambutnya putih dan berasal dari kota XXX - Jawa Timur". Apa kabar pak? dan bagaimana rumah burung waletnya? Jawab dan tanya saya ke beliau.
"Saya ini terharu dan gembira pak. Setelah saya pulang dari seminar di Jakarta, saya terapkan apa yang pak Hen sarankan terhadap RBW saya. Semua saya lakukan dan terapkan. Setelah saya renovasi sesuai dengan anjuran pak Hen, ternyata banyak burung yang mulai masuk dan menginap. Dan yang luar biasa pak, pada tanggal 23 Januari 2009, banyak sekali sampai tak terhitung jumlah burung yang masuk dan tinggal di dalam RBW dari jam 15.00 sampai jam 18.20, terus menerus burung berdatangan dan masuk ke dalam RBW saya. Saya sungguh berterima kasih kepada pak Hen, dan saya tadi telpon ingin menyampaikan kegembiraan saya. Penantian selama 7 tahun, RBW saya yang kosong kini telah berisi burung walet dan jumlahnya banyak sekali. Semua ini berkat bantuan pak Hen yang membantu saya dengan hati. Lebih lanjut saya mohon doa pak Hen untuk kesuksesan RBW saya. Dan jangan bosan ya pak, kalau saya terus menerus minta bantuan pak Hen."

Demikian yang disampaikan pak M kepada saya pagi ini. Pak M adalah salah satu peserta seminar Strategi Jitu Memikat Walet di Jakarta yang mempunyai masalah dengan RBW nya. Di sesi Study Kasus, pak M mengajukan kasus RBW nya kepada saya di depan seluruh peserta seminar. Peserta seminar menjadi saksi apa yang saya sarankan kepada beliau. Dan saya minta pak M untuk segera melakukan renovasi RBW nya sesuai dengan saran saya.

Tujuh tahun.... Penantian yang panjang, kini senyum pak M telah kembali. Pesan saya kepada pak M per telpon tadi adalah jangan karena gembira sehingga setiap hari masuk ke RBW. Sebaiknya 1 bulan sekali saja masuk ke RBW, bila tidak ada masalah.

Selamat pak M, semoga burung walet yang masuk dan tinggal di RBW pak M beranak pinak dan populasinya meningkat dengan cepat.

2 komentar:

vis mengatakan...

Selamat untuk pak M atas keberhasilan RBWnya.Pada waktu itu saya juga hadir sebagai peserta seminar,dimana pada sesi terakhir pak M bertanya dengan maju ke depan untuk menggambarkan keadaan RBWnya.

abingkpw mengatakan...

syukur Alhamdulillah ternyata keberhasilan telah ada didepan...
jangan lupa sisihkan pendapatan sesusai nisab-nya yah pak M...
jangan lupa share lagi di seminar berikut atau di forum KPW...